Blogroll

Mohon untuk info alumni kita ya...

Kamis, Februari 12, 2009

Sebuah Makna Jerih Payah

Di suatu Negeri, terdapat sebuah istana yang sangat megah dan mempunyai ribuan jendela. Seorang wanita ditugaskan sebagai penutup dan pembuka jendela-jendela tersebut. Setiap hari , ketika matahari sudah terbit, dia wajib membuka mulai dari jendela yang pertama sampai jendela yang terakhir. Karena jumlah jendela terlalu banyak, wanita tersebut akhirnya bisa membuka jendela terakhir saat matahari sudah terbenam. Setelah istirahat sejenak, karena hari sudah gelap, dia wajib untuk menutup kembali jendela-jendela yang ia sudah buka sebelumnya. Setiap hari ia melakukan pekerjaan yang melelahkan itu.

Tanpa kita sadari seringkali kitapun seperti wanita tersebut. Kita bekerja dan beraktifitas dengan segala pekerjaan dan kegiatan yang kita geluti tanpa menyadari untuk apa kita berjerih payah. Bahkan kadangkala kita juga prustasi terhadap rutinitas dan hal lain kerapkali melintas di dalam pikiran kita, "Apa yang kulakukan selama ini kelihatannya hanya hampa dan sia-sia saja". Ada seorang yang pernah berkata, "Did you ever walk into a room and forget why you walked in? I think that's how dogs spend their lives." Perkataan yang pedas ini memang ada benarnya juga; " kita bagaikan binatang jika kita hanya lahir, hidup dan mati dengan tanpa tujuan yang benar.". Terlalu sering kita hanya berjerih payah melakukan rutinitas, mencari uang, belajar, berolah raga, bermasyarakat, membangun rumah, membeli kenderaan, menikah dan melupakan alasan mengapa kita melakukan hal-hal tersebut.

Sekarang yang menjadi pertanyaan bukanlah, " Seberapa banyak yang sudah anda kerjakan?" Akan tetapi, pertanyaan yang mestinya muncul adalah, " Seberapa dalam anda memaknai apa yang anda kerjakan selama ini?" Jerih payah Anda akan sia-sia seandainya tidak didasarkan pada tujuan yang benar. Jika Anda makan atau jika Anda minum, atau jika Anda melakukan sesuatu yang lain, Lakukanlah itu untuk kemulian Tuhan.

Read more »

Rabu, Februari 11, 2009

Galileo Galilei sang Matematikawan

Galileo lahir di Pisa Itally.Galileosalah satu anak laki-laki dari Vincenzo Galilei (1520–1591), seorang komposer dan teoritikus musik yang ulung. Dia menerima pendidikan pertamanya di sebuah biara di dekat Florence, dan di tahun 1581, dia masuk University of Pisa untuk belajar kedokteran. Saat ia menjadi mahasiswa, ia meneliti sebuah lampu gantung yang bergoyang, dan memerhatikan bahwa waktu yang diperlukan lampu itu untuk menyelesaikan ayunannya adalah tetap sama, bahkan bila kecepatan ayunan lampu itu bertambah dengan cepat. Dia kemudian melakukan percobaan terhadap benda-benda tertentu dan mendapati bahwa benda-benda itu juga mengalami hal yang sama, hal ini mengingatkan dia pada prinsip pendulum. Dari penemuan ini, ia dapat menemukan suatu alat untuk mengukur waktu, yang menurut para dokter dapat digunakan untuk mengukur denyut nadi pasien. Christian Huygens kemudian mengambil prinsip ayunan pendulum itu untuk membuat jam pendulum.

Saat di University of Pisa, Galileo mengikuti pelajaran geometri dan setelah itu meninggalkan kuliah kedokterannya untuk mengabdikan dirinya pada bidang matematika. Namun, dia tidak dapat menyelesaikan kuliahnya karena kekurangan biaya. Dia kembali ke Florence pada tahun 1585 untuk mempelajari karya Euclid dan Archimedes. Dia memperluas karya Archimedes tentang hidrostatik dengan menciptakan keseimbangan hidrostatik, suatu alat yang dirancang untuk mengukur berat jenis benda. Tahun berikutnya, ia menerbitkan suatu tulisan yang menjelaskan penemuan barunya, yang menentukan gravitasi tertentu benda dengan memasukkannya ke dalam air. Dengan keseimbangan hidrostatik, Galileo mendapatkan reputasi sebagai ilmuwan di Itali.

Tahun 1592, Galileo diangkat sebagai profesor dalam bidang matematika oleh Padua University di Pisa, di mana ia memimpin percobaan tentang benda-benda yang jatuh. Aristoteles menyatakan bahwa benda yang lebih berat seharusnya jatuh lebih cepat daripada benda yang lebih ringan. Dalam percobaan itu Galileo menguji pernyataan Aristoteles dengan memanjat menara miring Pisa, menjatuhkan benda dengan berat yang bervariasi, dan dengan meyakinkan, membuktikan bahwa semua benda -- berapa pun beratnya -- jatuh dengan kecepatan yang sama.

Beberapa percobaan yang dilakukan Galileo tidaklah seperti yang diharapkan. Dia mencoba menentukan kecepatan kilat dengan menempatkan suatu alat bantu di sebuah bukit sedangkan dirinya berdiri di bukit yang lain dan menghitung kilat yang menyambar di bukit itu. Dia gagal karena puncak bukit itu terlalu dekat untuk membuat perhitungan.

Tahun 1593, Galileo menemukan salah satu alat ukur yang dapat digunakan dalam ilmu pengetahuan, yaitu termometer. Termometer temuan Galileo ini terdiri dari sebuah gelembung udara yang bisa membesar atau mengecil karena perubahan temperatur dan hal ini bisa menyebabkan level air naik atau turun. Meskipun alat ini tidak akurat karena tidak menghitung perubahan tekanan udara, alat ini merupakan pelopor perkembangan alat-alat canggih.

Dari tahun 1602 hingga 1609, Galileo mempelajari pergerakan pendulum dan benda-benda lain yang melengkung dan miring. Dengan menggunakan bidang miring yang dirakitnya sendiri, ia menyimpulkan bahwa benda yang jatuh memiliki laju kecepatan yang tetap. Hukum laju kecepatan ini kemudian membantu Issac Newton dalam menemukan hukum gravitasi.

Galileo tidak memberikan kontribusi apa pun dalam bidang astronomi hingga tahun 1604, saat suatu supernova tiba-tiba muncul menjadi berita hangat. Galileo memperkirakan benda ini lebih cepat daripada planet-planet dan ia juga menunjukkan bahwa ini berarti "surga yang sempurna dan tidak dapat berubah" yang dikemukakan Aristoteles tidak dapat diubah sama sekali. Ironisnya, penemuan Galileo yang terkenal, yaitu teleskop, bukanlah temuannya. Teleskop itu sendiri sebenarnya ditemukan tahun 1608 oleh Hans Lippershey, seorang pembuat kacamata dari Denmark. Saat Galileo mempelajari penemuan ini di pertengahan tahun 1609, dia segera membuat sendiri dan memberikan beberapa tambahan. Teleskop buatannya dapat memperbesar benda-benda 9 kali lipat, 3 kali lebih hebat dari buatan Lippershey. Teleskop Galileo terbukti sangat berguna untuk kegiatan kelautan dan Galileo diangkat sebagai profesor seumur hidup di University of Venice.

Ia kemudian melanjutkan karyanya, dan di akhir tahun 1609, dia telah membuat sebuah teleskop yang dapat memperbesar tiga puluh kali lipat. Penemuan yang dilakukannya terhadap alat ini menggerakkan bidang astronomi. Galileo melihat pinggiran bulan yang tidak rata, yang dianggapnya sebagai puncak-puncak gunung. Dia menganggap bahwa daerah bulan yang luas dan gelap adalah terdiri dari air, yang disebutnya sebagai "maria" (laut), meskipun sekarang kita tahu bahwa tidak ada air di bulan. Saat dia meneliti Milky Way, Galileo dikagumi karena menemukan Jupiter, yang berlanjut dengan penemuannya atas empat bulan Jupiter; yang kemudian disebutnya sebagai "satelit", suatu istilah yang diusulkan oleh seorang ahli astronomi Jerman, Johannes Kepler. Galileo menamakan bulan-bulan milik Jupiter itu dengan Sidera Medicea (Medicea Stars) untuk menghormati Cosimo de Midici, the Grand Duke of Tuscany (Adipati Tuscany), seseorang yang kepadanya Galileo bekerja sebagai "filsuf dan ahli matematika pertama" setelah meninggalkan University of Pisa di tahun 1610. Dengan terus mengadakan penelitian, ia juga dapat mengamati bulan- bulan yang sedang tertutup oleh Jupiter (gerhana), dan dari hal itulah dia dapat dengan tepat memperkirakan periode rotasi setiap bulan.

Tahun 1610, Galileo menggambarkan planet-planet yang ditemukannya di sebuah buku kecil yang disebut "Siderus Nuncius" (The Sidereal Messenger). Tahun 1613, Galileo menerbitkan sebuah buku di mana untuk pertama kalinya dia memberikan bukti dan pembelaannya secara terbuka tentang bentuk sistem tata surya yang terlebih dahulu dikemukakan oleh ahli astronomi asal Polandia, Nicholas Copernicus, yang mengatakan bahwa bumi yang letaknya di tengah-tengah alam semesta ini, seperti yang ada dalam rancangan Ptolemic, hanyalah salah satu galaksi yang mengelilingi matahari. Sementara itu, ada dukungan dari beberapa pendeta yang berkuasa terhadap bukti yang disampaikan Galileo atas teori Copernicus. Penguasa Roma Katolik akhirnya memutuskan bahwa perbaikan atas doktrin gereja yang panjang berkenaan dengan astronomi tidaklah diperlukan. Oleh sebab itulah di tahun 1616, sebuah dekrit dikeluarkan oleh gereja yang menyatakan bahwa pendapat yang dikemukakan Copernicus "salah dan keliru" dan Galileo diminta untuk tidak mengikuti sistem tersebut.

Selanjutnya, karena gereja Katolik dan pengadilan melarangnya untuk mengikuti teori Copernican mengenai sistem tata surya, maka Galileo memfokuskan diri pada masalah menentukan gelombang longitudinal di laut, yang membutuhkan sebuah jam yang dapat dipercaya. Galileo berpendapat bahwa ada kemungkinan untuk mengukur waktu dengan meneliti gerhana di bulan Jupiter. Sayangnya, ide ini tidak dapat dilakukan karena gerhana tidak dapat diperkirakan dengan cukup akurat dan meneliti benda angkasa dari sebuah perahu yang kandas adalah hampir tidak mungkin.

Galileo ingin perintah yang melarang teori Copernican dicabut. Dan di tahun 1624, ia melakukan perjalanan ke Roma untuk menyampaikan keinginannya itu kepada Paus yang baru saja terpilih, Urban VIII. Paus tidak akan mencabut larangan itu, tetapi akan memberi izin kepada Galileo untuk menulis tentang sistem Copernican, syaratnya tulisan tersebut tidak akan dipakai oleh gereja seperti contoh alam yang disampaikan oleh Ptolemaic.

Dengan dukungan dari Urban, Galileo menulis "Dialogue Concerning the Two Chief World Systems—Ptolemaic and Copernican", yang diterbitkan pada tahun 1632. Meskipun ia setuju untuk tidak membenarkan teori Copernican, namun ketidaksetujuannya atas teori itu dalam "Dialogue" nampak tidak meyakinkan dan bahkan menggelikan. Galileo kemudian mendapat perintah untuk ke Roma menghadap pengadilan, Galileo dituduh melanggar hukum 1616 yang melarang dia untuk mempromosikan teori Copernican. Dia dituduh telah melecehkan agama, dan dinyatakan bersalah serta diminta untuk mengakui kesalahannya. Pada masa-masa sulit itu, Galileo diduga membuat pernyataannya yang terkenal: "Dan masih terus berputar", yang merujuk pada doktrin Copernican tentang rotasi bumi pada porosnya.

Meskipun hukuman atas Galileo adalah hukuman penjara, Paus mengumumkan perintah untuk memberikan Galileo hukuman penjara rumah di rumahnya di dekat Florence. Meskipun ia dilarang untuk menerbitkan lagi karya-karyanya, dia mengabdikan diri pada pergerakan dan lintasan-lintasan parabolic, sampai pada teori-teori yang kemudian disempurnakan, dan memberikan suatu dampak yang penting dalam penggunaan meriam. Galileo buta dan meninggal pada usia 78 tahun. (t/Ratri)



Read more »

Selasa, Februari 10, 2009

Tips Ngeblog ala Sesepuh WordPress


Bagi Anda- anda yang baru ingin menjadi 'blogger' ( sama seperti saya yang baru mecoba juga) ada baiknya menyimak wejangan dari perintis WordPress, Matt Mulleweg memberikan beberapa tips atau acara ngeblog Anda menjadi lebih asyik. Ada beberapa tips yang perlu di perhatikan yaitu :

1. Fokus ke Passion
Dari sekian pengetahuan menggunung yang Anda ketahui, pasti ada satu atau dua topik yang benar-benar menjadi passion atau yang paling diminati. Cobalah untuk meramaikan halaman blog Anda dengan passion tersebut, mau itu bidang fotografi, teknologi, bisnis atau yang lainnya.

Pasalnya, menurut Mullenweg, dengan semakin seringnya Anda menuliskan topik tersebut, secara tak sadar Anda akan lebih mahir di bidang itu. "Sebab, Anda akan membicarakan dan meng-update pengetahuan mengenai hal itu setiap hari," ujarnya.

2. Jangan Menutup Diri
Menulis di blog juga tak sekadar sharing pengetahuan. Sekadar sharing perasaan yang tengah Anda rasakan juga dapat melatih kemampuan ngeblog Anda. Sedikit narsis memang, tapi cobalah untuk melakukan hal ini, karena nantinya Anda akan terbiasa untuk berbagi di blog terhadap sesuatu yang Anda anggap menarik atau rasakan.

3. Kunjungi 'Tetangga'
Dunia blog amatlah luas dan tak terhingga besarnya. Layaknya manusia yang hidup di dunia nyata, 'kehidupan' di dunia blog juga tak terlepas dari interaksi dengan blogger lain.

Dengan melakukan 'jalan-jalan' santai di blog orang lain, wawasan Anda pastinya juga akan diperkaya. Tak hanya dari sisi pengetahuan, namun Anda juga bisa mengintip gaya tulisan hingga desain blog orang lain yang bisa diadopsi di blog Anda.

4. Practice Makes Perfect
Melahirkan gaya tulisan yang bagus dan khas sesuai cita rasa Anda tentunya tak bisa didapat dalam waktu singkat. Hal ini harus diiringi dengan latihan sesering mungkin yang jika sudah rutin dilakukan akan membuat tulisan Anda terasah dengan sendirinya.

Agar latihan menulis ini tak dianggap sebagai beban, anggap saja aktivitas ngeblog sebagai ajang untuk mencurahkan isi hati. "Kalau sudah berjalan nanti akan terbiasa sendiri dan tak akan merasa seperti melakukan pekerjaan,"

(sumber : detik.com)

Read more »