Blogroll

Mohon untuk info alumni kita ya...

Kamis, Februari 05, 2009

Maksimalkan Fungsi Ponsel Sebagai Mesin Download


Ramainya layanan wireless internet broadband yang ditawarkan para operator seluler semakin memancing penggunaan ponsel sebagai modem PC. Ada 'dua nyawa' yang terhimpun dalam sebuah ponsel kebanyakan. Satu berfungsi sebagai alat komunikasi suara, lainnya berfungsi sebagai alat komunikasi data (modem).

Sejak hadirnya teknologi generasi ke-dua (2G-GPRS/General Packet Radio Service) tidak sedikit pengguna yang memanfaatkan ponsel sebagai alat komunikasi data, khususnya internet. Tetapi kebanyakan dari pengguna 'baru berani' berselancar via ponsel. Alasannya masuk akal, karena jika ponsel digunakan sebagai modem pada PC/notebook, pengguna bisa terseret pada biaya yang mahal. Pasalnya, tarif dihitung per kilobyte data yang ditransfer.

Untuk akses GPRS, operator seluler di Indonesia menerapkan tarif yang beragam. Ada yang menerapkan Rp0,7/kb, Rp1/kb, Rp10/kb hingga Rp15/kb. Dengan layar yang besar pada PC/notebook bisa dihitung berapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membuka sebuah laman situs. Tak terasa kantong bisa jebol! Lain ceritanya jika kita berselancar langsung dengan ponsel. Karena layar pada ponsel kecil, otomatis data yang ditransfer berikut biaya akses yang dikeluarkan pun akan kecil.

Di samping lambat, akses internet via ponsel (GPRS) juga menampilkan display yang kurang menarik. Jarang ada Flash Player, GIF ataupun animasi lainnya yang semestinya ada. Pasalnya tampilan internet sudah diadaptasi untuk layar ponsel (phone friendly). Jadi, tetap dibutuhkan sebuah layanan akses internet yang cepat, murah dan mobile dengan menggunakan PC/notebook.

Para operator telepon seluler kemudian ramai-ramai menjawab kebutuhan itu dengan menawarkan layanan wireless internet broadband. Tawaran tersebut memungkinkan konsumen memilih layanan internet sesuai kebutuhan. Bisa berdasarkan volume pemakaian (volume based), waktu (time based), ataupun internet tanpa batas (unlimited). Sistem pembayarannya pun beragam. Ada yang pra bayar ada pula yang pasca bayar. Mirip dengan penggunaan pulsa ponsel biasa.

Soal harga, kita bisa mengambil contoh beberapa layanan wireless internet broadband yang ditawarakan operator seluler. Sebut saja Telkomsel. Melalui layanan yang disebut Telkomsel Flash, kita bisa download musik, video, data dan lainnya sampai puas di dunia maya hanya dengan Rp125 ribu/bulan.

Demikian pula dengan PT Indosat Mega Media (IM2). Melalui layanan IM2 Broom Unlimited, kita hanya perlu merogoh kocek Rp100 ribu/bulan untuk menikmati layanan internet sampai puas. Itu belum termasuk pilihan layanan wireless internet broadband yang ditawarkan operator lain seperi XL, Indosat dan sebagainya yang juga menawarkan biaya akses kompetitif.

Tak ayal tawaran layanan operator seluler itu menggiurkan para pengguna ponsel. Khususnya mereka yang memiliki ponsel 3G (UMTS) dan 3,5G (HSDPA). Pasalnya, ponsel tersebut bisa dimaksimalkan fungsinya sebagai modem broadband pada PC/notebook. Di samping lebih praktis karena sama-sama menggunakan kartu SIM, penggunaan ponsel 3G/3,5G sebagai modem juga bisa menekan pengeluaran karena pengguna tidak harus membeli modem reguler. Apalagi hingga kini harga perangkat modem broadband reguler masih belum terlalu bersahabat dengan kantong.

Memanfaatkan ponsel sebagai modem PC/notebook sangatlah mudah. Kita hanya perlu mencolokkan kabel data ponsel lalu install driver pada PC/notebook. Selanjutnya untuk tersambung ke dunia maya, kita tinggal melakukan setting pada browser yang akan digunakan. Misalnya Internet Explorer, Mozilla Firefox dan Opera. Di sana kita harus melengkapi isian APN (access point name), User name dan Password. Ketiga data itu bisa diperoleh dari operator penyedia layanan tempat Anda terdaftar.

Multi-user
Salah satu keuntungan menggunakan internet broadband adalah karena kecepatannya yang jauh mengungguli internet GPRS. Oleh karena itu, kita bisa melakukan sharing resources dalam sebuah jaringan lokal. Artinya, dengan menggunakan sebuah ponsel dan sebuah layanan broadband kita bisa berbagi layanan internet dengan teman atau keluarga dalam satu rumah. Satu komputer berperan sebagai admin dan sisanya sebagai client.

Sharing internet broadband itu tentu saja memerlukan alat tambahan semacam router/link yang berfungsi membagi resources. Caranya, ponsel dihubungkan sebagai modem pada salah satu PC seperti biasa, kemudian router/link tersebut akan membagi resources kepada komputer lain. Dengan demikian, layanan internet bisa dinikmati bersama-sama.

Layanan internet broadband sebetulnya tidak hanya bisa dinikmati para pemilik ponsel 3G/3,5G tetapi juga oleh hampir oleh semua pemilik ponsel yang bisa digunakan sebagi modem. Tentunya dengan kecepatan akses yang lebih rendah (EDGE/GPRS).

Semoga saja kehadiran layanan wireless broadband internet yang ditawarkan para operator seluler makin memudahkan akses internet hingga ke pelosok-pelosok tanah air

sumber http://www.mediaindonesia.com/

Read more »

Rabu, Februari 04, 2009

Agar Hobi Menghasilkan Uang

Hobi mengerjakan sesuatu memang mengasikan. Tapi hati-hati, jika Anda suami atau istri, menegrjakan hobi yang tidak dibicarakan secara terbuka dengan pasangan hidupnya bias menimbulkan konflik. Hobi yang seharusnya mengasyikkan melah bias mendatangkan konflik rumah tengga.
Seorang suami pernah mengeluh kepada seorang konsultan keuangan mengenai hobi sang istri yang membuatnya pusing tujuh keliling. Pasalnya, dalam melaksanakan hobinya, sang istri kerap ‘menguras’ kantong sang suami. Hobi sang istri adalah membuat pernak-pernik.
Bagaimana supaya hobi dapat dilakukan dengan menyenangkan? Inilah solusinya :

1. Apabila hobi tersebut berkonsekuensi terhadap keuangan rumah tangga, sebaiknya hal itu dibicarakan secara terbuka. Jika Anda seorang suami, Anda harus pula sadari bahwa rumah tangga memang menjadi indah dan sebagai istri yang lebih banyak berada di rumah memerlukan suasana yang membuatnya betah menurut ukurannya.
2. Rencanakan keuangan keluarga dan kebutuhan yang ingin dicapai dalam 5 tahun kedepan. Coba hitung ulang nilai uang yang sudah dikeluarkan untuk hobi tersebut, lalu umpamakan seluruh atau sebagian dari nilai tersebut digunakan untuk tujuan lain seperti tabungan dan investasi ini dapat memenuhi kebutuhan masa depan keluarga.
3. Jika uang untuk hobi tersebut digunakan untuk program pendidikan anak asuh, berapa anak asuh yang bias dibiayai. Atau jika digunakan sebagai waqaf tunai, berapa besar nilai pahalanya di dunia dan akhirat yang diperoleh.
4. Apabila hobi tersebut lebih terfokus pada pembuatan suatu karya/kreasi tertentu, mengapa tidak dicoba agar hobi tersebut dapat menghasilkan uang. Berikan modal kepada pasangan untuk berkreasi dan Bantu pemasarannya seperti ikut kegiatan Bazar atau titipkan kepada rekan yang mempunyai took/galeri.
5. Apabila kreasi hasil dari hobi tersebut laku dijualpasti akan menambah kepercayaan diri bahwa kreasinya dapat di terima oleh masyarakat luas.

(sumber : Media Indonesia )

Read more »

Minggu, Februari 01, 2009

Kepedulian Sally ; Sang Operator

Sewaktu kecil ada seorang anak yang suka menelepon operator. Pengalaman pertamanya terjadi waktu jempol kirinya terjepit pintu. “ Disini operator,” jawab operator itu. “ jempolku terjepit pintu” kata anak itu sambil menangis. “Apakah ibu atau Ayahmu ada di rumah?” Tanya sang operator. “ Tidak” jawab anak itu. “ Apakah jempolmu berdarah?” Tidak, cuman merah dan sakit sekali.” “ Bisakah kau buka lemari es?” Tanya si operator kembali. “Bisa, aku bisa naik di bangku” jawab anak itu. “ Ambillah sepotong es dan tempelkan pada jempolmu!” kata si operator memberi instruksi.

Sejak saat itu kalau perlu sesuatu, sang anak selalu menelepon sang operator. Banyak pertayaan yang sering ditanyakannya kepada sang operator, dari tentang geografis, ibu kota Negara, matematika, dan sebagainya. Pada saat burung peliharaan si anak itu mati, anak itu melaporkan berita duka cita itu kepada sang operator. Ia mendengarkan duka kepedihan hati si anak tersebut, kemudian menghiburnya. “ kenapa burung yang pintar menyanyi dan menimbulkan sukacita sekarang tergeletak tedak bergerak di kandangnya?” Tanya anak itu sedih. “ Karena ia sekarang menyanyi di dunia lain,” kata operator itu menjelaskan. Kata-katanya menenangkan si anak. Dilain waktupun dengan sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan sang anak itu. “ Bagaimana mengeja kukuruyuk?” Komunikasi mereka berlangsung sampai umur anak itu 9 tahun, karena keluarga si anak pindah ke kota lain . Si anak tumbuh dan menjadi mahasiswa yang merindukan kepedulian sang operator.

Pada waktu libur semester, si anak tersebut kembali ke kota asalnya dan menelepon sang operator itu. “ Disini operator,” terdengar suaranya yang ramah. “ Bisakah Anda mengeja kata Kukuruyuk?” Tanya sang anak. Dari seberang ia balik bertanya, “Jempolmu yang terjepit sudah sembuh?” Anak itu tertawa karena sang operator masih mengingatnya. Saat itulah sang anak berterima kasih untuk semua waktuyang diberikannya, kepeduliannya menyentuh hidup si anak itu. Si anak mengatakan kepada sang operator bahwasanya ia menempati tempat yang khusus di hatinya. Saat bertanya apakah lain kali sang anak boleh meneleponnya, ia menjawab, “Tentu saja, namaku Sally.” Saat itu si anak tersebut baru tahu bahwa namanya adalah Sally.

Tiga bulan kemudian, anak itu menelepon, tapi suara di seberang terasa asing bagi sang anak. “Bisa bicara dengan Sally,” pinta sang anak. “ Apakah Anda temannya Sally?” Tanya operator itu kembali. “ Ya teman lama.” “ Maaf, saya harus memberi tahu Anda bahwa Sally telah meninggal lima minggu yang lalu,” kata sang operator menjelaskan. Sebelum sang anak meletakkan gagang telepon, operator pengganti itu berkata lagi, “ Apakah Anda Paul?” “ya,” jawab anak itu dan sang operator melanjutkan. “ Sally meninggalkan pesan buat Anda. Sebentar saya bacakan : Paul, mungkin sekarang aku sudah menyanyi di dunia lain.” Meskipun Sally telah pergi, tapi kepedulian yang ditunjukkannya, selamanya membekas di hati anak itu.

Kepedulian terhadap orang lain merupakan ekspresi kasih yang besar. Biarlah kita belajar melihat kebutuhan orang lain, kerena dengan demikian kita sedang belajaruntuk tidak mementingkan diri sendiri.

Read more »